Defenisi weekend yang dulunya kekal dengan istilah weekend adalah selalu keluar selalu berusaha tidak harus dirumah atau selalu harus sebisa mungkin jangan sampai dan jangan berfikiran untuk memegang tugas, tampaknya sekarang sedikit demi sedikit memudar perlahannya waktu dan usia. Now, i spend my satnight every satnight just stay at home, family time at home, make a joke dan selain itu selalu disibukkan dengan tugas tugas dan setumpuk deadline.
Terimakasih atas nikmat weekend dengan harus menghadap laptop, setumpuk buku buku hukum, setumpuk Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, setumpuk materi tulisan di tahun 1950an dengan ketikan mesin ketiknya yang terkadang membuat aku mengganjal mata karena mepetnya setiap tulisan. 5 hari yang penuh dengan akitivitas komunitas, aktivitas perkuliahan, aktivitas deadline untuk sebuah event di bulan november dirasa belum cukup untuk bisa mau tidak mau harus mengambil dan mencuri hari sabtu dan juga minggu. Dan masih beruntung bulan bulan ini belum ada event lomba persidangan nasional. Membayangkannya saja cukup membuat mulas perut. Tetapi dari serentetan kegiatan yang benar-benar padat, menyadarkan dan berucap alhamdulillah aku masih bisa memanfaatkan setiap detik yang Allah berikan untuk selalu berusaha bekerja, bekerja, bekerja seperti kata-kata penyemangat Dahlan Iskan Menteri BUMN kita yang baru. Work, work and always work. Dengan kita bisa selalu memaksimalkan waktu yang ada, dengan kita selalu menikmati apa yang ada dan apa yang kita kerjakan, semuanya akan terasa seringan awan tidak, tidak akan menjadi berat.
Dan walaupun terkadang aku masih sering mengeluh, dan itu hal yang wajar juga manusiawi. Tapi mengeluhpun juga tidak akan menyelesaikan segalanya. Tidak akan membuat tugas resume sebanyak 130 halaman selesai dengan 5 detik. Tidak juga menyelesaikan tugasku sebagai Penanggung Jawab Acara sebuah event terselesaikan dengan baik dan tanpa masalah. Tidak tidak akan menyelesaikannya. Hadapi saja dengan fun dengan tanpa beban, dan membayangkan bahwa ke depannya apa yang kita lakukan dengan kerja keras sekarang akan menghasilkan buah yang manis dan legit.
Jika kalian masih suka mengeluh terhadap segala hal, selalu ingatlah Allah dan mengucap kata Allah, bahwa Ia adala Dzat yang penyayang bagi umatnya, bahwa Ia akan selalu melihat kerja keras kita, usaha kita dan doa kita. :) Amin Ya Rabbal Alamin
No comments:
Post a Comment