Monday, October 17, 2011

Randomnya gak ketulungan -___-


Susah ya terkadang jika kita tetap bertahan pada satu sisi idealis yang dipertahankan.
Dan terkadang justru itulah jurang terbesarnya.
Sempet berfikir apakah idealis yang aku pegang bakal aku pegang terus? Sama aja itu akan jadi menjatuhkan aku sendiri.

Berbicara mengenai idealis, berbicara mengenai persoon, berbicara mengenai menghargai, dan berbicara mengenai saling menerima tampaknya itu adalah hubungan yang saling berkaitan.
Bagaimana sisi seorang idealis bisa menerima dan menghargai di luar keidealisannya. Idealis itu penting, dan terkadang itu menjadi sangat tidak penting ketika kita tetap pada keidealisan kita dan mengacuhkan sekitar. Yang terjadi seperti dalam suatu komunitas, jika seseorang berpegang pada keidealisannya yang ada dia akan tersingkir dari komunitas itu. Ya tentu dia akan diperolok karena sikap tidak bisa menghargai dan menerima masukan ataupun saran. 

hihi aku sampe gak ngerti barusan aku cerita apa di atas. well i just write what i want to write, and actually i write with randomly. :D

Kalo boleh cerita sedikit, Today was SUPERB MonsterDay. Too many problems, too many sisi idealis dan egoistic. Mungkin aku hanya terlalu dan berlebihan menganggap segala sesuatu yang sebenernya gak berat becoming a heavy things that i must solve. But life must go on, dan nantinya bakalan ketemu sendiri apa jalan sebenarnya. 

Jadi sisi orang yang memperjuangkan kepentingan orang banyak adalah bukan hal sembarang mudah. Tentulah hal itu tidak mudah, karena kita butuh dan sangat butuh sisi kedewasaann. Umur adalah harga yang paling mahal untuk membeli satu sisi kedewasaaan. Sangat mahal, karena dewasa tidak dianalogikan dengan sisi umur yang sudah beranjak tua. Tidak sama sekali. Dewasa itu pilihan, tapi tua? Itu pasti. Tidak berbanding lurus antara umur dan sisi dewasa. Dewasa berarti ia punya sesuatu nurani, naluri untuk menjadikan tingkah laku dirinya sesuai dengan porsi dan batas sewajarnya. Dan apakah kita sudah seperti itu? berada dalam posisi tingkah laku yang sesuai dengan porsi dan batas sewajarnya? Aku rasa tidak semua seperti itu. Apakah kita mempunyai norma dimana berisi aturan/ tingkah laku dalam hubungannya dengan sesama manusia itu saling menghargai kesopanan, kesusilaan? Aku rasa tidak semua orang memiliki hal seperti itu. And today, made me realize that i must do something with mature position. Umur bukan segalanya, tapi kedewasaan adalah segalanya.

No comments:

Post a Comment